BUKU TERBITAN EUTHENIA

Halo semua.

Kali ini aku akan membahas buku terbitan Euthenia yang aku beli secara paketan dengan harga murah di Gramedia. Ukuran buku ini tidak terlalu tebal. Hanya berkisar antara 100-200 halaman saja. Ceritanya ringan dan tidak terlalu berat. Cocok untuk kamu yang suka cerita-cerita yang tidak terlalu menguras otak untuk berpikir arti sebuah diksi asing atau nama lokasi yang tak pernah di dengar. 


Daripada berlama-lama curcol soal buku, mari langsung aja kita bahas novelnya berikut ini:

1. REMEMBER RAIN

Depan
Belakang

Novel ini bercerita tentang kisah seorang anak perempuan kelas 11 yang urakan bernama Kennia. Karena kesalahan yang dia buat sendiri akhirnya ia harus berhadapan dengan ketua MPK yang ganteng sekaligus garang bernama Bilo. Namun, tanpa disadari keduanya malah saling jatuh cinta. Sampai akhirnya, barulah diketahui kalau Kennia adalah orang yang selama ini dicari Bilo, sang ketua MPK.

Gimana tertarik, gak?

Cerita yang disajikan penulis disini, penuh dengan keseruan khasnya anak SMA. Masalah persahabatan, cinta, keluarga, dan tentu dengan guru. Penataan bahasa yang sederhana juga membuat kita lebih mudah memahami alur dan gambaran cerita. Ditambah lagi, penulis menggunakan sudut pandang orang pertama yang semakin membuat kita benar-benar memahami apa yang dirasakan dan dipikirkan sang tokoh.

Sesuai dengan judulnya “Remember Rain”, kisah-kisah didalam cerita juga tidak lepas dari ingatan tentang hujan. Sangat lekat dengan puisi yang diletakan dibagian belakang buku. Seperti ini:

Lewat hujan, kutemui dirimu menyimpan tangis dan duka. Kita lawan bersama dan sebisa mungkin membawanya berlari. Aku ada disini. Kita disini dibalik hujan yang menderas.

Lewat hujan, kusapa dirimu dalam wujud yang tak kukenali. Harum khas itu memabukkan, membuatku lupa diri. Dan, akhirnya terus-menerus tersakiti. Aku ada disini. Kita disini melawan hujan.

Lewat hujan, kulihat kau diseberang sana. Mencari tempat teduh lain yang lebih dari yang kupunya. Aku bergabung dalam tetesan hujan itu. Meresapi hatimu yang tak pernah kumiliki. Aku ada disini. Kita disini di hujan yang berbeda.

Lewat hujan, kau bilang aku kembali. Sosok yang selama ini ternyata kau cari. Aku tahu dalam mata coklat itu tersimpan kejujuran. Dan, lagi-lagi aku disini. Kita dipersatukan hujan yang tak berhenti.


Kalau kalian berpikir isi di buku itu ala-ala sastrawan puitis, kalian salah. Semuanya akan terbayar setelah kalian membacanya.

Meskipun harus diakui bahwa cerita didalamnya sedikit mainstream, tapi penulis berhasil membuat pembaca penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya. Karena, sekali lagi KESERUAN yang disajikan penulis benar-benar dapat kita rasakan.

Inilah yang membuat novel ini berhasil terbit. Sebab, harus diakui bahwa sulit membuat pembaca mengerti dengan apa yang kita tulis dan yang kita maksudkan dalam sebuah cerita.


2. KIDUNG CINTA SEJATI

Depan
Belakang
Kalau buku yang ini adalah buku bagi para penggemar sastra. Dari judulnya saja kita pasti udah bisa nebak, kalau buku ini memiliki isi dengan kata-kata indah nan penuh majas.

Dari cover depan kita sudah disuguhkan kalimat puitis, seperti ini:
Elegi ini aku tulis untuk para penjaga setia kuil cinta di gerbang keabadian, pemilik gunungan rindu dibalik pintu ketabahan, pelamun khayal yang tak lekang bayang dalam imaji buaian.

Di cover belakang kita diberikan secarik puisi, seperti ini:
Aku hanya sebulir embun yang bermimpi jadi telaga, sebutir debu yang berasa jadi gurun sahara, sepenggal bulan sabit yang berharap jadi purnama.
Ketika cinta memanggil, ku kan mendatanginya, meski harus kukejar untuk mendapatkannya. Namun saat dia ingin melepaskan diri, aku tidak akan memaksanya tinggal. Bukankah cinta itu datang untuk mencahayai? Bukan melukai.
Elegi ini aku tulis untuk para penjaga setia kuil cinta di gerbang keabadian, pemilik gunungan rindu 
dibalik pintu ketabahan, pelamun khayal yang tak lekang bayang dalam imaji buaian.

Profil penulis di buku ini yang bernama Kirana Kejora memiliki gunungan pengalaman dalam bidang tulis menulis, mulai dari cerpen, novel, script FTV atau film sampai akhirnya ia berhasil mendapatkan penghargaan.

Pada buku kali ini, penulis menggunakan sudut pandang orang ketiga dengan pembawaan cerita yang baku dan artistik.  Lalu, ia juga menuliskan beberapa kata-kata bijak serta 2 buah puisi yang cantik.

Salah satu kata-kata bijak yang paling aku suka adalah:

Perempuan sering tervonis begini, “Tempat yang salah iris, pembuat dosa tragis, pelaku bodoh yang terkikis. Meski banyak yang begitu memujanya sebagai surga cinta ternikmat, perengkuh hasrat. Namum perempuan sering mendapat tempat yang tepat”

Dan ini salah satu puisi elegi yang ada di dalam buku:

Puisi Dungu
Boleh kau menjadi matahari pagi ini.
Namun kau perlu tahu.
Kuharus segera meluruh dari daun danj batang perdu ini.
Lalu sembunyi dibalik akar-akar rumput.
Aku membumi kembali.
Pahami... aku tetap sebulir embun dan kau matahari.
Persentuhan ini telah dibatasi.
Ku tahu kau tak pernah sungguh meyakini cinta yang kubawa ini begitu penuh.
Rahasia apa yang kau kira ada dibaliknya?
Ku tak pernah simpan sesuatu disitu.
Keberadaanku disini tetap untuk menjaga kuil cinta yang telah kita bangun.
Namun sepertinya ku akan pergi saat kau tak bisa meyakiniku dengan hati lagi.

Buku ini sendiri bercerita tentang seorang dokter penyakit kejiwaan bernama Almira yang memiliki kekasih dengan sifat kekanak-kanakan. Hal paling menonjol dalam buku ini adalah kisah tentang ketulusan seorang dokter jiwa dalam menangani pasien-pasien gila di rumah sakit tersebut. Tapi, yang menjadi fokus utama adalah satu orang pasien yang berhasil membuat Almira penasaran tentang kehidupan masa lalunya. Dalam perjalanannya tersebutlah, ia diuji ketulusan hatinya dalam menangani pasien kejiwaan yang memiliki harapan besar untuk bisa kembali seperti sediakala.

Didalam buku ini, penulis juga menyediakan informasi tentang tempat-tempat wisata di Indonesia dan beberapa tokoh terkemuka dalam dan luar negeri, yang tentunya ini dapat menambah pengetahuan kita.

Tapi, akhir cerita yang disuguhkan penulis terlihat gantung. Entah karena aku sulit memahami alur yang puitis itu atau karena cerita tersebut memang disengaja begitu. Entahlah.


3. MASA LALU YANG TERTINGGAL

Depan
Belakang

Buku ini merupakan kumpulan cerpen yang di satukan menjadi antologi. Kisah yang ditulisakan cenderung ringan dan tidak jauh-jauh dari kisah asmara antar manusia. Begitu saja.

Inilah judul-judul cerpen dari buku tersebut:
1. Masa Lalu yang Tertinggal (favoritku)
2. Kunang-Kunang Cinta
3. Tomshi dan Jessica
4. Lolipop Cinta
5. Pengirim Rahasia Kartu Bergambar Hati
6. Cinta Penuh Kejutan
7. Cewek Matre
8. First Love
9. Embun Cinta di Taman Kota
10. Salikha
11. Kopi Cinta Rebecca (favoritku)

Satu hal lagi yang aku suka dari buku ini adalah kalimat bijak di cover belakang buku:

Cinta selalu membuat kita merasakan hal-hal aneh, namun nyata. Saat kita bertemu orang yang kita suka, melihatnya melintas didepan kita saja mampu mebuat hati berdegub kencang. Kita selalu menunggunya, selalu mencoba mencuri perhatiannya. Tak jarang, kita bahakn melakukan hal-hal yang terasa bodoh hanya untuk melihatnya tersenyum atau membuatnya bahagia. Cinta pula yang selalu membuat kita terlihat sempurna didepan orang yang kita cintai. Namun, ketika rasa cinta itu pupus, kita lebih sering menangis, lebih sering menyendiri, dan merasa hidup sngat buruk.

Jatuh cinta memang indah rasanya, melewati malam dengan doa-doa dan harapan. Rindu yang tak pernah usai, atau genggaman jemari yang begitu hangat. Bila kelak semuanya berakhir, mampukah kita menjadi dua sahabat? Mampukah dua hati yang terkoyak bisa saling bertegur sapa? Cinta tak pernah bisa ditebak, namun kenangan akan selalu hadir apapun bentuknya.

Seandainya saja waktu bisa diulang, mungkin semua kisah cinta akan berakhir bahagia. Mungkin saja kau dan aku pun akan masih saling memuja rindu, masih akan saling memeluk impian. Entahlah, jika memang yang tersisa hanya kenangan, mungkin ini juga yang terbaik untuk kisah kita.

Itulah dia sepenggal kata-kata manis tentang cinta. Semua yang tertulis diatas memang benar adanya. 

Ohyaa.. penulis yang bernama Riri Ansar ini adalah pendiri Kinomedia Writer Academy (bisa dibuka di google, isinya berkaitan dengan buku tentunya. Seperti, menjual buku, artikel, fakta unik dan lain-lain.)

Kalau dilihat dari profil penulis, si mbaknya dari dulu memang hobi menulis cerpen. Jadi, gak heran kalau buku itupun isinya cerpen.

4. SILENT LOVE

Depan
Belakang

“Meski berjuta waktu terlampaui tanpamu, aku tak pernah jemu menunggumu” 


Konflik didalam buku ini tidak dramatis, lalu alurnya benar-benar teratur dan rapi, perlahan namun pasti.

Penulis tidak menggunakan kata kekinian ataupun puitis, tapi ia menggunakan kata baku yang tersusun rapi bahkan hingga percakapan antar tokoh. Disini penulis juga lebih membawa suasana konflik didalam hati, bukan di dalam cerita/drama. Misalnya, tokoh lebih memilih memendam perasaan, diam dan lebih menyerahkan semuanya pada perasaan masing-masing.

Mbak Dien Ilmi selaku penulis juga menyuguhkan prolog dan epilog. Aku juga gak tahusih, tujuan dibuatnya prolog dan epilog ini apa. Tapi, yang jelas prolog di buku ini bener-bener bikin aku penasaran.

Buku ini bercerita tentang seorang perempuan bernama Yisha yang memiliki 2 sahabat, yaitu sahabat perempuan bernama Andin dan sahabat laki-laki bernama Dirga. Dirga memiliki  perasaan dengan Yisha. Sedangkan Yisha sedang berpacaran dengan Romi, playboy kampus yang sangat menyukai Yisha. Meski Romi seorang playboy, tapi Romi tidak ingin kehilangan Yisha yang baginya Yisha adalah wanita yang berbeda, dimana ia merasa tenang damai saat bersama Yisha.

Disinilah konflik dimulai, saat Dirga selalu menunggu Yisha yang tak kunjung paham dengan keadaan Romi, sedangkan Yisha yang tetap kekeuh dengan pemikirannya sendiri. Disinilah mereka berdua diuji, saat Dirga pergi dan saat Yisha menyadari semuanya. Saat itulah puncaknyaa.

5. CINTA GANGGA

Depan
Belakang


“Ini kisah cinta antara kepedihan dan kebahagiaan, antara pengorbanan dan pernikahan, atau antara konspirasi dan perjanjian”

Serial televisi berjudul Gangga adalah satu-satunya alasan mengapa aku memutuskan untuk membeli buku ini. 

Ternyata novel dengan drama jauh berbeda. Didalam novel, cerita yang disuguhkan penulis begitu singkat, padat, tepat, dan jelas. Gak kaya di drama yang begitu bertele-tele.

Jadi, dalam buku ini Gangga menikah saat umur 17 tahun, namun tak lama setelahnya suaminya meninggal karena diracuni oleh kakak kandungnya sendiri. Kisah kepedihan Gangga saat menjadi janda tidak sepedih didalam drama, hanya saja ada 3 orang gadis yang sebaya dengan Gangga yang menjadi tokoh antagonisnya. Gangga yang dituduh telah membunuh suaminya sendiri oleh mertuanya, melarikan diri kerumah orang tuanya. Sampai akhirnya ia bertemu dengan seorang laki-laki yang usinya jauh lebih tua darinya yang mana laki-laki itu menyukai Gangga. Namun lagi-lagi naas menghampiri Gangga beberapa bulan setelahnya, suminya meninggal karena kecelakaan kereta setelah ia tahu bahwa Gangga tengah hamil.

Hal yang paling aku suka dari novel ini adalah bahwa novel ini tidak melepaskan bahasa Indianya dalam percakapan antar tokoh, ini bisa menambah pengetahuanku tentang bahasa asing. Ditambah lagi, pada tiap bab di akhir cerita kita akan diberikan kata-kata mutira yang sederhana namun terasa pada kehidupan yang realistis ini.

Salah satu kata-kata mutiara yang paling aku suka adalah:

Tidak ada kemarahan yang sungguh bagi dua bersaudara yang saling menyayangi. Sesekali memag perlu bertengkar untuk mengetahui seberapa banyak kasih dan sayang diantara mereka.

Membaca novel asing juga membuat kita lebih memahami budaya dan adat istiadat mereka dengan cara yang seru. Dari pada kalian harus membaca ensiklopedia atau biografi. Atau apapun yang membuat kalian merasa pusing? Kalian bisa coba memulai dari novel, budaya yang ditampilkan masih yang sederhana memang, tapi ini bisa jadi awal bagi kalian agar lebih merasa ingin tahu tentang budaya di luar negeri.


Oke... Sampai disini dulu.

Komentar

Postingan Populer